Gentle Birth dalam Operasi Caesar? mungkinkah?

Gentle Birth dalam Operasi Caesar? mungkinkah?

Ku rasa sebagian besar wanita ingin melahirkan normal alami. bahkan berbagai upaya dilakukan oleh para wanita untuk berhasil melahirkan secara normal alami. bukan hanya asal normal saja tetapi melahirkan dengan cara gentle birth dimana proses persalinan menjadi suatu peristiwa yang indah, minim trauma.


tentu ini impian tiap orang bukan?


namun ketika ada kejadian atau peristiwa atau kondisi diluar kekuasaan kita dimana demi keselamatan ibu dan janin maka pilihan satu satunya adalah operasi SC, nah namun tetap saja pasti banyak ibu yang mendambakan sebuah proses operasi yang lembut dan nyaman .


karena terusterang di Bidan Kita banyak sekali klien yang datang untuk melakukan therapi karena proses persalinan SC yang traumatik.


 









Nah berikut ini adalah mimpi saya (mungkin juga mimpi Anda) tentang proses operasi SC:


Lampu yang temaram (Dim The Lights) dengan suhu ruangan yang sedikit lebih hangat


Hahah …namanya juga mimpi…


jadi boleh dong saya bermimpi bahwa proses operasi Sc dilakukan dengan suasana yang mungkin lebih intim, dengan lampu yang sedikit lebih gelap (tentu bukan di bagian lampu operasi yang menerangi proses operasi) namun mungkin suasana ruangan yang sedikit lebih intim. jadi mungkin menurunkan sedikit terang lampu di ruangan bisa menciptakan rasa nyaman. dan dengan suhu ruangan yang sedikit lebih hangat tentunya, karena bayangkan di ruang operasi hanya memakai selembar atau selapis kain tipis dengan suhu ruangan 16 derajat celcius…luar biasa dingin menurut saya


mungkin tidak ya?


Putar Musik


Santai dan rileks sangat diperlukan saat ibu menjalani operasi Sc karena kalau ibu panik dan tegang, maka tekanan darahnya bisa meningkat dan berbagai komplikasi bisa saja terjadi.


mendengarkan musik mungkin menjadi salah satu pilihan untuk menghadirkan rasa nyaman ketika menjalani operasi.


tentunya musik yang di sukai sang ibu dan yang mempu menghadirkan rasa nyaman dan aman di dalam hati dan pikiran ibu.


namun hati hati… kalau bisa dokter dan asisten jangan ikut bernyanyi saat melakukan operasi, karena bisa saja sang ibu merasa terabaikan.


ini yang saya alami saat saya operasi dulu, walaupun bukan operasi SC , tapi “hanya” operasi Tahi lalat di pipi kanan saja, saat itu saya sengaja datang paling pagi di poli supaya sang dokter masih fresh dan semangat, tapi ternyata di tengah melakukan operasi sang dokter malah ngobrol dengan dokter lain yang kebetulan bekunjung ke ruangan itu berdebat masalah hasil rapat komite medik di rumah sakit tersebut. Anda tahu apa perasaan saya saat itu? Antara marah! sebel! merasa terabaikan! merasa seperti barang, bukan manusia! jika saat itu pipi saya belum di sayat, saya pasti langsung beranjak dan pergi dari ruangan itu .


namun sayangnya saat itu operasi sedang berlangsung.


nah bisa di bayangkan jika seorang ibu sedang menjalani operasi SC lalu dokter bersama tim operasinya justru ngobrol hal hal di luar konteks! tentu rasanya sangat tidak nyaman bagi ibu. dan ternyata banyak yang bercerita kepada saya tentang hal ini. dimana mereka merasa tak berdaya dan terabaikan. karena di tengah operasi sang dokter ngobrol bahkan ketawa ketiwi karena ngobrol tentang lelucon lelucon saat operasi berlangsung.


 


Sertakan Mitra Atau pendamping atau suami Anda


Mitra Atau pendamping atau suami memainkan peran penting dalam mendukung ibu selama persalinan. Namun sayangnya banyak sekali RS yang mengabaikan hal ini. dimana suami atau pendamping dilarang mendampingi ibu yang sedngan menjalani operasi, dengan berbagai alasan. seorang ibu sebut saja bunda Jasmine bercerita kepada saya tentang trauma persalinan nya dimana saat itu dia harus menjalani operasi SC yang sangat dia takuti. dan ketika dia meminta untuk di temani suaminya, ternyata permintaan itu di tolak oleh pihak RS. sang ibu saat itu sempat berfikir positif , dia pikir mungkin jika suaminya ikut, maka ruangan operasi akan penuh sesak dan bisa mengganggu proses operasi. namun ketika dia masuk ke ruang operasi betapa terkejutnya dia, karena ruangannya begitu luas, dan jika hanya menambah satu orang yaitu suami tentu tidak akan mengganggu jalannya operasi.


di situlah dia merasa sangat sedih, apalagi ketika operasi selesai dan dia berada di ruang RR (Recovery Room) dimana dia di tinggal sendirian di ruangn itu, menggigil kedinginan dan tak berdaya. hal itu membuat dia sangat trauma.


 


Bawa A doula atau bidan pendamping


beberapa alasan RS melarang suami ikut masuk di ruang operasi mungkin karena ditakutkan ketika suami hadir melihat operasi Sc berlangsung, justru sang suami yang tidak tega atau tidak “kuat” sehingga resiko pingsan di ruang operasi sangat besar dan itu dapat menyebabkan pihak RS kerepotan. nah untuk menghindari hal ini, mungkin Anda bisa memohon pihak RS untuk di dampingi bidan atau doula yang sudah Anda kenal dengan baik dan mampu menentramkan Anda dan mendampingi Anda penuh kasih saat operasi berlangsung hingga selesai.


 


Lahir dengan sedikit lebih lambat


prosedur operasi SC umumnya dilakukan dengan cepat, namun ini sebenarnya tidak terjadi jika dokter Anda mengenal tentang filosofi gentkle birth. jika tidak ada alasan medis untuk bergegas melahirkan bayi, dokter Anda dapat memperlambat proses memberikan kesempatan untuk sepenuhnya mengalami kelahiran bayi Anda. Proses kelahiran yang seperti ini membantu untuk mempersiapkan bayi untuk hidup di luar rahim. Misalnya, cairan ketuban yang telah melindungi paru-paru bayi Anda di dalam rahim diperas selama kelahiran vagina, yang memungkinkan bayi Anda untuk bernapas dengan mudah sekali dalam dunia luar. Selama operasi caesar tradisional, bayi diangkat dengan cepat dari rahim, mencegah pembukaan paru-paru. sehingga beberapa bayi dapat mengalami masalah pernapasan sebagai hasilnya. Nah pada operasi Sc yang Gentle, maka selama operasi caesar bayi Anda akan perlahan-lahan lahir dari rahim. Setelah kepala bayi keluar, dokter dapat menunggu beberapa menit sebelum mengangkat tubuh bayi keluar. Waktu tambahan ini dihabiskan di rahim dapat membantu paru-paru lebih bersih.


mungkin Anda bisa membaca artikel ini untuk mendapatkan gambarannya:


http://www.theguardian.com/society/2005/dec/03/health.medicineandhealth


 


Ibu di ijinkan melihat proses Kelahiran Anaknya berlangsung


Biasanya operasi Sc dilakukan di belakang tirai dimana sang ibu berbaring terlentang di atas meja operasi. karena di tutup oleh tiai maka sang ibu tidka dapat melihat bayinya lahir untuk pertama kali hingga sampai ia ditempatkan dalam pelukannya. Dalam operasi caesar yang lembut (gentle birth in caesarea) , tirai dapat diturunkan sedikit sehingga memungkinkan ibu untuk melihat bayinya dilahirkan. tentu saja proses penyayatan perut akan tetap tersembunyi dari pandangan yang ibu, tetapi ibu kana dapat melihat bayi Anda yang lembut diangkat keluar dari rahimnya. Dalam gentle birth in caesarea, ini memungkinkan sang ibu untuk merasa lebih terlibat dalam proses kelahiran.


Anda bisa melihat gambarannya seperti di artikel ini :


http://www.theage.com.au/articles/2007/04/14/1175971419538.html


 


Kulit Untuk Kulit


IMD atau inisiasi menyusu dini atau skin to skin atau kontak kulit dengan kulit segera setelah bayi lahir merupakan praktek yang seharusnya wajib dilakukan di setiap proses persalinan termasuk proses persalinan Operasi SC, namun hal ini tidak selalu terjadi di ruang operasi. berbagai alasan di kemukanan, padahal Bayi harus diangkat dan segera ditempatkan di pelukan Anda, sehingga memungkinkan Anda untuk memulai proses ikatan yang akan berlangsung sepanjang sisa hidup Anda. Serta membantu dengan ikatan, kontak kulit segera setelah lahir telah ditemukan untuk mengatur suhu tubuh bayi, dan meningkatkan kemungkinan menyusui. tentunya IMD sebaiknya tetap dilakukan terutama jika kondisi bayi stabil dan baik.


 


Menunda pemotongan tali pusat


Jika Anda ingin menunda penjepitan tali pusat, kemudian memasukkan ini dalam rencana persalinan Anda. Jika tidak ada alasan medis untuk menjepit segera, penyedia layanan kesehatan Anda dapat menghormati keinginan Anda dan memungkinkan Anda untuk menunggu sampai darah berhenti berdenyut antara plasenta dan bayi, sebelum memotong tali pusatnya. menunda menjepit tali pusat menawarkan bayi manfaat kesehatan yang signifikan Anda, yang Anda dapat membaca lebih lanjut tentang di sini.


http://www.bellybelly.com.au/birth/reasons-not-to-cut-your-babys-umbilical-cord


 


 


Pentingnya Bondi atau Rooming In


 


menciptakan Ikatan /bonding Segera setelah kelahiran sangat penting untuk ikatan ibu-bayi. pada proses Operasi Sc yang Gentle , maka Anda akan segera di ijinkan untuk bertemu dan menjalin ikatan dengan anak Anda, tentu saja ini dilakukan saat Anak Anda sudah stabil.


 


Menyusui


 


Jika Anda berencana untuk menyusui, tenaga kesehatan akan melakukan semua yang mereka bisa untuk memastikan Anda diberi kesempatan untuk menyusui dalam 30 – 60 menit pertama kehidupan bayi Anda. Menyusui dalam setengah jam hingga 1 jam pertama meningkatkan peluang Anda sukses menyusui, dan dianggap menjadi bagian penting dari perawatan postnatal. Anda bahkan bisa menyusui sementara masih di meja operasi.


 


Pentingnya Waktu Tenang & privasi


 


Beberapa bangsal rumah sakit bahkan telah menerapkan waktu tenang untuk memberikan wanita beberapa privasi setelah operasi caesar. Waktu tenang akan menjadi waktu yang dijadwalkan setiap hari (misalnya, 2:00 sampai 4:00) di mana staf medis tidak akan memasuki ruangan Anda kecuali diminta. Ini memberi Anda kesempatan untuk menikmati beberapa privasi, ikatan dengan bayi Anda dan menjadi lebih nyaman dengan menyusui. Rumah sakit bisa menjadi tempat yang sibuk, dan bisa sulit untuk benar-benar bersantai di salah satu, tapi periode ini singkat privasi setiap hari dapat memungkinkan Anda merasa bahwa Anda memiliki ruang sendiri.


 


Nah tentunya jika Anda menginginkan proses Operasi yang lembut dan minim trauma, tentu Anda harus berbincang dan bernegosiasi dengan Dokter kandungan dan rumah sakit Anda.


 


nah berikut ini beberapa video yang menunjukkan operas Sc yang lembut, minim trauma dan mempunya nilai -nilai dan filosofi  Gentle Birth


Baca Juga
SHARE
Subscribe to get free updates

Related Posts

Posting Komentar