Masa Transisi dalam Proses Melahirkan

Masa Transisi dalam Proses Melahirkan

 


Proses persalinan terdiri dari beberapa fase atau tahapan. Yaitu:


KALA I


1. Awal Persalinan (Kala 1 Fase Laten): 0-3 cm


2. Persalinan aktif (Kala 1 Fase Aktif):4-7 cm


3. Masa Transisi: 8-10 cm


4. Pembukaan lengkap/ dilatasi penuh: 10 cm


KALA II (fase pengeluaran janin)


 


KALA III (Fase pelepasan plasenta)


 


Rasa tidak nyaman seringkali dirasakan oleh ibu ketika mereka berada di fase kala I persalinan. Nah artikel ini saya susun agar Anda menemukan semua yang anda perlu tahu tentang masa transisi dalam persalinan. Termasuk tanda-tanda mungkin persalinan, tanda-tanda fisik, respons emosional, apa yang ibu dapat melakukan dan apa yang pasangannya dapat lakukan untuk membantu.


Perubahan serviks


Pembukaan sampai 10 cm; mungkin tidak merata pelebarannya (tidak seperti yang Anda bayangkan selama ini), kadang ini menyebabkan bibir serviks anterior.


Bisa di baca di sini:


https://dennypedia.com/index.php?option=com_content&view=article&id=346:apa-dan-bagaimana-serviks-dalam-persalinan&catid=44:natural-childbirth&Itemid=56


https://dennypedia.com/index.php?option=com_content&view=article&id=308:bibir-serviks-anterior&catid=44:natural-childbirth&Itemid=56


https://dennypedia.com/index.php?option=com_content&view=article&id=293:20-fakta-tentang-serviks-dan-bagaimana-perannya-selama-persalinan&catid=44:natural-childbirth&Itemid=56


Posisi Bayi


Bayi mulai turun jauh di panggul dan melakukan beberapa maneuver untuk menyesuaikan diri dengan ukuran panggul


Bisa And abaca di link:


https://dennypedia.com/index.php?option=com_content&view=article&id=310:mari-mempelajari-proses-persalinan&catid=44:natural-childbirth&Itemid=56


 


Pola Kontraksi


Frekuensi adalah sekitar 2-3 menit sekali dengan durasi 60-120 detik lamanya kontraksi


Kemungkinan Tanda Fisik


Ketika si ibu berada di masa transisi kadang yang si ibu akan menunjukkan tanda-tanda fisik sebagai berikut:


ü Kontraksi yang lama dan intens


ü Sangat sedikit waktu untuk istirahat diantara kontraksi (30 detik sampai dua menit)


ü Terdapat tekanan pada vagina dan rektum


ü Kemungkinan si ibu merasakan rasa yang mendesak untuk mendorong atau mengejan


ü Kadang ibu merasa mual, muntah


ü Kaki kram


ü Kaki Gemetar


ü Si ibu merasa agak sensitive untuk di sentuh


ü Si Ibu mungkin merasa mengantuk


ü Kaki terasa dingin


ü Wajah Memerah, hot flashes terutama pada saat kontraksi


ü Pecahnya ketubannya (biasanya terjadi pada fase ini)


Posible Emosional Responses


ü Ibu mulai Gelisah, mudah tersinggung


ü Cengeng, mudah marah, marah


ü Panik, takut sakit dan di fase ini sangatlah tidak logis jika Anda diberikan pilihan untuk melakukan intervensi karena di fase ini si ibu sudah tidak bisa berfikir secara logis.


ü Ibu merasa Kesulitan dengan relaksasi, ritme, dan ritual


ü Kewalahan, siap untuk menyerah, merasa ingin segera berakhir


Apa yang Harus Dilakukan: Ibu


ü Cobalah untuk mengubah posisi untuk kenyamanan. Bisa juga dilakukan tiap setengah jam yang penting posisi ini membuat Anda merasa nyaman


ü Lanjutkan bernapas dalam dan relaksasi .


ü Menjaga irama dengan pola pernapasan, gerakan, dan mengerang.


ü Menjaga fokus internal atau eksternal.


ü Kontrol tubuh Anda, untuk mengontrol dorongan dini untuk mendorong.


ü Tiap kali kontraksi visualisasikan kepala bayi turun ke dasar panggul


ü Ingat: masa Transisi adalah intens tapi pendek.


Apa yang harus dilakukan oleh Mitra atau pasangan


ü Anda harus tahu tanda-tanda nya jika ibu masuk ke masa transisi.


ü Ingatlah selalu untuk memotivasi dan meyakinkannya; memberikan petunjuk dan sugesti yang sederhana dan positif


ü Ingatkan bahwa masa transisi itu pendek.


ü Pujilah dia, hindari mengkritik nya.


ü Tetaplah ada disampingnya dan selalu mendampinginya.


ü Lakukan kontak mata selalu dan berikan pijatan lembut serta sugesti positif. Jika Anda suaminya berikan ciuman kepada istri Anda dan puji dia.


ü Peluk dan dekap erat si ibu terutama ketika dia menangis atau mengeluh karena kontraksinya semakin intens dan kurang nyaman.


ü Pegang erat-erat atau tidak menyentuhnya, tergantung pada respon nya.


Masa transisi adalah masa yang paling intens dalam tahap pertama persalinan. Jika Anda masuk di masa transisi, usahakan tetap rileks dan optimis karena sebentar lagi Anda akan bertemu dengan bayi mungil yang sudah lama Anda tunggu jadi Anda PASTI BISA mengatasinya!


Semoga bermanfaat


Salam hangat


Yesie


Baca Juga
SHARE
Subscribe to get free updates

Related Posts