Pikiran bawah Sadar

Pikiran bawah Sadar

berbicara tentang hypnosis, hypnotherapy dan hypnobirthing pasti tak akan lepas dari dan tentang pikiran bawah sadar.


 


 


Pikiran bawah sadar adalah proses mental yang berfungsi secara otomatis sehingga Anda tidak menyadarinya


 


Pikiran bawah sadar berperan sebanyak 88% terhadap fungsi diri. Pikiran bawah sadar manusia kapasitasnya jauh lebih besar dari pikiran sadar dan mempunyai fungsi yang jauh lebih komplek. Pikiran bawah sadar dominan ketika kita melamun, berfantasi, menggunakan memori untuk waktu yang lama, tidur, terhipnotis, tidak sadar, terkejut (shock).


Pikiran bawah sadar mempunyai fungsi:


 


Kebiasaan (baik, buruk, dan refleks) Emosi Memori jangka panjang Kepribadian Intuisi Kreativitas Persepsi Belief dan value atau segala sesuatu yang kita yakini sebagai hal yang benar. Menurut hasil pengamatan terhadap pikiran bawah sadar, Milton Erickson menyatakan bahwa:


Pikiran bawah sadar bekerja terpisah dari pikiran sadar. Meskipun pikiran sadar dan bawah sadar bekerja secara paralel, proses kesadaran dan proses berpikir yang berlangsung pada masing-masing pikiran serta respon yang diberikan adalah dua hal yang berbeda. Kedua pikiran ini bekerja saling memengaruhi.


Pikiran bawah sadar dapat mendengar atau melihat hal-hal yang tidak tertangkap oleh pikiran sadar. Pikiran bawah sadar bisa memikirkan satu hal yang berbeda dengan yang dipikirkan oleh pikiran sadar. Pikiran bawah sadar memiliki ketertarikan pada hal yang ia sukai, meski hal itu belum tentu menarik bagi pikiran sadar. Pikiran bawah sadar dapat mengendalikan aktivitas fisik tanpa disadari oleh pikiran sadar dan dapat mengungkapkan ide atau pemikiran yang berada di luar jangkauan persepsi pikiran sadar. Biasanya, walaupun tidak selalu, proses dan aktivitas pikiran bawah sadar mendukung atau meneruskan kegiatan dan keinginan pikiran sadar. Pada kondisi tertentu, pikiran bawah sadar dapat bertindak mandiri (lepas dari pengaruh pikiran sadar) mengungkapkan keinginannya, dan melakukan suatu tindakan yang tidak berhubungan dengan proses berpikir yang terjadi di pikiran sadar.


Pikiran bawah sadar adalah gudang penyimpanan informasi Sering kali, orang sebenarnya mempunyai begitu banyak pengetahuan, tetapi mereka tidak tahu bahwa mereka tahu. Pengetahuan yang dimaksud bisa meliputi informasi yang berhubungan dengan fisik, emosi, psikologis, atau intelektual yang awalnya diperoleh secara sadar, dan melalui upaya yang keras, namun setelah itu, pengetahuan itu seakan akan hilang karena telah berada di luar wilayah pengamatan pikiran sadar.


Satu contoh sederhana adalah kemampuan berjalan tegak. Kemampuan ini adalah suatu kecakapan yang diperoleh melalui proses pembelajaran yang tidak mudah. Orang dewasa, walaupun mereka melakukan aktivitas “berjalan” setiap hari, mereka tidak sadar bahwa mereka bisa melakukannya karena mereka telah berhasil mempelajari cara berjalan saat mereka masih kecil. Contoh lain adalah orang dapat belajar tanpa sadar bahwa mereka telah belajar sesuatu dan dapat menggunakan apa yang telah mereka pelajari secara otomatis. Jenis pembelajaran ini dapat terjadi karena pikiran bawah sadar merupakan sistem kesadaran dan pemrosesan informasi yang paralel serta terpisah dari pikiran sadar.


Pikiran bawah sadar adalah potensi yang belum digunakan Setiap manusia normal terlahir dengan membawa sistem saraf dan fisik yang rumit yang mampu melihat, mengamati, memikirkan, dan memberikan respon. Namun, dalam proses tumbuh-kembang seorang manusia, hanya sebagian kecil saja dari seluruh potensi untuk mengamati, mengerti, dan memberikan respon tersebut yang berkembang sepenuhnya dalam pikiran sadar. Semua potensi yang belum tergali dan berkembang berada di luar kendali pikiran sadar dan masuk ke dalam kendali pikiran bawah sadar.


Kemampuan pikiran bawah sadar jauh melebihi pikiran sadar dalam hal kemampuan persepsi, konseptual, emosi, dan respon. Pikiran bawah sadar berisi segala hal yang diabaikan, ditolak, atau tidak diperhatikan oleh pikiran sadar ditambah semua hal yang ada di pikiran sadar. Pikiran bawah sadar dapat mengakses dan menggunakan segala sesuatu yang ada di pikiran sadar, sedangkan pikiran sadar umumnya tidak dapat menjangkau isi dan potensi pikiran bawah sadar.


Pikiran bawah sadar sangat cerdas. bijaksana, dan lebih cepat dibandingkan dengan pikiran sadar. Pikiran bawah sadar dapat menjangkau lebih banyak informasi daripada pikiran sadar dan dapat menganalisis serta meninjau ulang suatu informasi tanpa pengaruh rasa bangga, prasangka, atau pengharapan. Dengan kata lain, pikiran bawah sadar mewakili suatu potensi intelektual yang berfungsi pada kapasitas puncak.


Meskipun pikiran bawah sadar sangat cerdas, itu tidak berarti ia tidak pernah berbuat salah. Kadang pikiran bawah sadar bisa menarik satu kesimpulan yang keliru atau tidak logis karena terpengaruh oleh keterbatasan yang berhubungan dengan persepsi dan fisik


Pikiran bawah sadar mengamati dan memberikan respon dengan jujur. Bisa, prasangka, penghakiman, pengharapan, pengelompokkan persepsi, dan kerangka berpikir konseptual adalah sifat pikiran sadar. Pikiran bawah sadar terbebas dari pengaruh di atas dan mampu menghasilkan kesadaran realita yang lebih objektif. Persepsi dan pengetahuan pikiran bawah sadar tentang realita bersifat langsung, tidak bias, dan apa adanya. Pikiran bawah sadar menyerap dan mengerti realita berdasarkan pengalaman nyata sebagaimana adanya, tanpa harus melewati proses pemberian makna atau penjelasan yang rumit, seperti yang dilakukan pikiran sadar. Pikiran bawah sadar tidak menyaring atau mendistorsi suatu informasi agar bisa sesuai dengan aturan atau acuan berpikir tertentu.


Kemampuan persepsi, pemahaman, dan respon pikiran bawah sadar sama dengan yang ditunjukkan oleh seorang anak kecil yang masih polos, yang belum memiliki prasangka, bias, pengharapan, dan aturan yang kaku seperti orang dewasa.


Pikiran bawah sadar bersifat seperti anak kecil


Anak-anak lebih banyak berhubungan dengan atau menggunakan pikiran bawah sadar mereka daripada orang dewasa. Pada saat masih kecil, pikiran sadar anak belum berkembang sepenuhnya sehingga anak perlu mengakses pikiran bawah sadar mereka untuk membantu mereka belajar dan berkembang. Dengan demikian, sifat dan perilaku anak mencerminkan pikiran bawah sadar orang dewasa. Anak-anak sering kali lebih responif terhadap proses bawah sadar dan lebih awas dalam pengamatan mereka dibandingkan dengan orang dewasa.


Pikiran bawah sadar adalah sumber emosi.


Emosi sering kali muncul secara mendadak, tidak diinginkan, dan tidak dapat dimengerti oleh pikiran sadar. Secara umum, emosi muncul dan pikiran bawah sadar. Emosi adalah bentuk ekspresi yang mencerminkan perasaan atau reaksi pikiran bawah sadar terhadap suatu situasi, yang berhubungan dengan kepribadian individu. Emosi bersifat tidak logis, tidak rasional, dan tidak sadar. Emosi bersifat alamiah dan merupakan satu bentuk komunikasi bawah sadar yang sangat bermanfaat. Emosi memberitahu bagaimana perasaan kita terhadap sesuatu, meskipun kita tidak sadar atas apa yang kita rasakan.


Pikiran bawah sadar bersifat universal


Proses dan sifat kerja pikiran bawah sadar satu orang dan yang lain pada umumnya sama, tidak terpengaruh oleh kebangsaan, latar belakang budaya, atau sejarah. Pikiran bawah sadar seseorang dapat berkomunikasi secara efektif dengan pikiran bawah sadar orang lain melebihi kemampuan pikiran sadar.


Pikiran bawah sadar sebenarnya merupakan suatu gambaran fakta bahwa semua orang, pada awalnya, hanyalah manusia biasa, pada saat dilahirkan, yang sama-sama membawa kemampuan mental dan fisik yang dapat dikembangkan dan juga membawa kemampuan belajar alamiah. Isi pikiran bawah sadar setiap orang berbeda, tergantung pada pengalaman, lingkungan, dan hasil pembelajaran individu tersebut.


Kemudian bagaimana caranya untuk mempermudah seseorang masuk kedalam pikiran bawah sadar?. Berikut beberapa cara yang mampu mempermudah seseorang untuk masuk kedalam pikiran bawah sadar:


Pengulangan/ repitisi Pada dasarnya sesuatu yang dilakukan secara konsisten dan berulang-ulang akan masuk kedalam pikiran bawah sadar dan menjadi sebuah kebiasaan.


Identifikasi kelompok/keluarga Manusia adalah makhluk sosial, ia hidup dalam keluarga yang mempunyai latar belakang budaya tertentu. Maka manusia akan cenderung mengikuti kebiasaan yang ada dalam keluarganya.


Ide yang di sampaikan oleh seorang figur Apapun yang disampaikan oleh seseorang yang dipAndang memiliki otoritas, atau kita kagumi akan lebih mudah diterima oleh pikiran bawah sadar.


Dalam keadaan emosi yang intens Segala kejadian yang pernah kita alami, apabila disertai dengan intensitas emosi yang tinggi baik negatif maupun positif akan sangat membekas di pikiran bawah sadar


Dalam kondisi Alfa/rileks Saat kondisi otak berada pada gelombang alfa atau rileks, sangat mudah sekali untuk masuk dalam pikiran bawah sadar


 


Semoga bermanfaat


Salam hangat


Yesie


 


Baca Juga
SHARE
Subscribe to get free updates

Related Posts

Posting Komentar