Mau merasakan Orgasme saat melahirkan?

Mau merasakan Orgasme saat melahirkan?

Biasanya Orgasme terjadi atau Anda rasakan saat bercinta bukan Mau merasakan Orgasme saat melahirkan?


Pernah mengalami Orgasme?


Kapan?


Biasanya Orgasme terjadi atau Anda rasakan saat bercinta bukan? Namun ternyata melahirkanpun bisa mengalami Orgasme lho…


Anda boleh buka contoh kisahnya di sini:


MY ECSTATIC BIRTH : Melahirkan Maulana Yusuf Ghifa



nah kok bisa ya? Ya bisa banget.


Selama ini persalinan masih saja di gambarkan sebagai proses yang menyakitkan dan menakutkan. aura KETAKUTAN, disebarkan oleh penggambaran dalam media, diperkuat oleh sistem medis yang otoriter dan dibudidayakan oleh perusahaan yang mengambil  keuntungan dari praktek melahirkan saat ini.


Mayoritas

perempuan modern di posisikan dalam posisi dan kondisi tak berdaya, putus asa dan tidak berdaya, Kebanyakan orang percaya bahwa mereka tidak punya pilihan! Lagi lagi karena seringkali kata kata Ancaman terlontar dari kami para provider yang membuat Anda menjadi tak punya pilihan dan memang tak diberi pilihan ….(Anda bisa baca di http://www.bidankita.com/kami-tidak-tanggung-jawab-lho/)


Selama ini kita telah diprogram untuk ketidakpercaya dengan anatomi kita sendiri dan takut sehingga banyak wanita yang merasa tidak berdaya, dimanipulasi dan disalahgunakan oleh profesional medis yang otoriter. Yang mana akhirnya banyak sekali para ibu yang trauma dan mengekspresikan perasaan kehilangan, kegagalan dan

keinginan yang mendalam untuk lebih. Insiden depresi pasca-melahirkan meningkat, seperti kondisi perilaku pada anak seperti autisme, ADHD dan kekerasan berlebihan dalam masyarakat kita.


Ada sejumlah ilmuwan dan psikolog yang menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengalaman melahirkan yang traumatik dan dengan kondisi perilaku ibu dan perilaku anak.


Ecstasy atau gembira didefinisikan sebagai perasaan kebahagiaan yang luar biasa


Karena  pengalaman persalinan sebenarnya melampaui keadaan normal, dimana ini sebenarnya merupakan sebuah transformasi fisik dan spiritual, yang menghasilkan sensasi sukacita, kegembiraan dan kebahagiaan abadi. Hal ini mengindikasikan sesuatu yang lebih dari sekedar lega atau senang menerima bayi Anda.


dan saya berucap syukur karena semakin lama semakin semakin banyak perempuan dan pasangan yang memilih untuk mempunyai otoritas dalam proses persalinan.


 


MENGAPA melahirkan secara alami bisa mengalami Orgasme DAN melahirkan dengan penuh intervensi medis tidak?


Karena Sistem fisiologis kelahiran alami (tidak ada intervensi medis) dirancang harmonis, sempurna dan seimbang. Ada suatu perkembangan bertahap dan intensifikasi selama persalinan yang memungkinkan ibu untuk membuka tubuhnya dan bagi bayi untuk beradaptasi dan berpartisipasi dalam proses tersebut.

Persalinan alami dibagi menjadi tiga tahap:



  1. Perluasan dan pelebaran panggul dan leher rahim,

  2. Mendorong dan mengejan, melahirkan

  3. Melahirkan Plasenta, rahim kembali keukuran, kehilangan darah berasal


Setiap tahap ini selalu diproduksi ‘koktail’ hormon kelahiran yang secara bertahap dilepaskan ke dalam aliran darah ibu untuk menghasilkan kontraksi otot yang diperlukan, mengatur aliran darah dan mengaktifkan respons emosional di otak ibu. Mereka juga melintasi membran plasenta untuk bermanfaat bagi bayi. Hormon-hormon termasuk oksitosin, beta-endorfin, katekolamin dan prolaktin. Produksi keempat jenis hormon tersebut secara bertahap diproduksi baik pada ibu dan bayi saat persalinan, dan memuncak pada saat kelahiran.

Yang paling signifikan dari hormon ini adalah oksitosin, yang sangat penting dalam setiap

proses untuk fungsi optimal dari semua komponen yang diperlukan untuk melahirkan secara alami dan menyenangkan.


Menurut Profesor Sue Carter, oksitosin adalah hormon cinta dan terhubung dengan sensasi euforia, ekstasi, kesejahteraan dan keamanan. Level oxytocin yang tertinggi pada manusia adalah selama kontak sosial, berhubungan seksual, orgasme, kehamilan, melahirkan alami dan menyusui.


beta-endorfin adalah pengatur rasa sakit alami tubuh, memberikan bantuan bagi ibu dan bayi dan membuat intensitas energi dan sensasi semakin meningkat. Katekolamin, adrenalin dan noradrenalin, yang ada untuk meningkatkan tingkat kegembiraan dan usaha otot yang diperlukan untuk merangsang refleks ejeksi janin saat lahir. Prolaktin, dalam kombinasi dengan oksitosin menghasilkan perasaan cinta, kelembutan dan perlindungan terkait dengan perasaan keibuan dan ini tetap terkandung dalam ASI. Menurut Michel Odent, prolaktin memastikan bahwa ibu akan mengarahkan perasaan ini terhadap bayinya. Tingkat oksitosin dan prolaktin tetap tinggi setelah kelahiran untuk mengeluarkan

plasenta, rahim berkontraksi, mengawali pemberian ASI dan mempromosikan ikatan antara ibu dan baby.


Kunci untuk mengoptimalkan fungsi koktail hormon ini adalah keseimbangan, regulasi dan pelepasan yang sempurna waktunya selama persalinan alami. Sayangnya intervensi medis yang seringkali terjadi pada proses persalinan dapat mengganggu sinkronisitas dan keharmonisan hormon ini.


oksitosin Sintetik, umumnya dikenal sebagai Pitocin atau Syntocinon, digunakan untuk menginduksi persalinan dan lahirkan plasenta, apakah tidak menghasilkan efek yang sama seperti oksitosin alami? Ternyata TIDAK, karena zat Ini tidak mampu di respon, merangsang atau gampangannya di cerna otak untuk menghasilkan sensasi ekstasi dan cinta.


Oksitosin sintesis yang diberikan baik secara oral (diminum) ataupun melalui infusini justru menekan produksi oksitosin alami dan meningkatkan panjang dan intensitas kontraksi, menyebabkan kesulitan baik ibu dan janin.


Jika ibu merasa tidak aman atau tidak didukung maka ketakutan dan tingkat kecemasan meningkat, yang menciptakan ketegangan dalam tubuhnya. Ketegangan ini menentang aksi pelepasan pada proses persalinan, dan rasa sakit adalah hasilnya. Ini dikenal sebagai syndrome FEAR ‘ketakutan-ketegangan-sakit’. Hal ini dapat dipicu oleh rasa takut melahirkan, takut  dengan kondisi di rumah sakit, menghadapi tenaga medis yang tidak sensitif atau terlalu banyak atau menjadi sasaran prosedur medis invasif atau prosedur yang membatasi dan mengintimidasi.


Sebagai tanggapan, tubuh akan memproduksi terlalu banyak adrenalin / noradrenalin pada tahap awal persalinan. Hal ini meningkatkan ketegangan otot dan mengurangi produksi oksitosin dan beta-endorphin yang menghasilkan tingkat rasa sakit yang lebih tinggi Memberikan obat-obatan penghilang rasa sakit sintetik melalui IV atau epidural selanjutnya menghambat produksi alami oksitosin, beta-endorfin dan prolaktin. Hal ini juga membatasi kebebasan bergerak, menyebabkan ketidaknyamanan dan ketidakmampuan untuk menggunakan gravitasi dan gerakan untuk membantu dalam perkembangan bayi melalui jalan lahir.


dan ketika intervensi demi intervensi dilakukan maka akan muncul cascade persalinan yang mana bisa jadi persalinan yang seharusnya bisa terjadi seara alami justru menjadi persalinan yang harus dilakukan secara operasi, Anda bisa melihat di link berikut:



MENGAPA MEMILIH MERASAKAN ORGASME SAAT MELAHIRKAN?



  1. jika memang bisa Orgasme pasti pilih itu donk?

  2. Bayi Anda di sambut dengan cinta, sukacita dan kegembiraan.

  3. Pemulihan pasca melahirkan lebih cepat,

  4. Produksi ASI melimpah

  5. Tingkat kejadian depresi pasca-melahirkan lebih rendah

  6. Anda mengalami transendensi emosional dan spiritual yang benar-benar merupakan Pengalaman co-kreatif.

  7. Anda mengalami transformasional pengalaman diri dan pemberdayaan.

  8. Kesehatan dan kesejahteraan ibu dan anak secara emosional dan fisik berlaku dalam jangka panjang


 


TIPS MENCIPTAKANAN ORGASME SAAT MELAHIRKAN



  1. TINGKATKAN pengetahuan karena Pengetahuan adalah kunci dan kekuatan, dimana

    Kuncinya adalah memahami dan mengembangkan kepercayaan dalam proses persalinan secara alami dan percaya kepada kekuatan tubuh Anda sendiri.

  2. Baca, pahami dan terapkan tips tip yang ada di buku panduan tentang persalinan alami atau gentle birth


Coba cari buku ini:



  • Gentle Birth Balance karya Yesie Aprillia

  • Siapa Bilang melahirkan itu sakit Karya Yesie Aprillia

  • Atau coba cari buku buku import karya Dr Sarah Buckley, Ina May Gaskin,

    Michel Odent, Sheila Kitzinger, Frederic Leboyer, Dr Grantly Dick-Read



  1. Membaca atau mendengarkan cerita tentang melahirkan nyaman alami dan menyenangkan lainnya

  2. Menghadiri seminar atau retret yang informatif

  3. Perhatikan film kelahiran yang memberdayakan

  4. Lepaskan ketakutan Anda

    Menghadiri lokakarya atau memiliki sesi terapi individu yang dirancang untuk melepaskan ketakutan Anda tentang kelahiran. Pertimbangkan untuk mengikuti kelas Hypnobirthing

  5. Siapkan tubuh, pikiran dan jiwa karena Persiapan adalah kunci keberhasilan. Saya sarankan:



  • Meneliti

  • Lokakarya dan kelas

  • Pernapasan dan visualisasi teknik yoga Pre-natal dan olahraga

  • Mempertahankan diet sehat

  • Suplemen herbal atau obat homeopati

  • pijat perineum

  • Akupuntur, refleksologi,

  • Istirahat dan tidur yang cukup

  • Rangsangan seksual

  • Meditasi

  • Afirmasi dan doa



  1. Kelilingi diri Anda dengan dukungan yang sudah tercerahkan sehingga Setiap orang yang hadir selama lahir akan menyebabkan efek dan positif, kuat, dukungan tercerahkan adalah penting. Adalah penting untuk menyadari bahwa itu adalah menantang, meskipun tidak mustahil, untuk menemukan dukungan yang Anda butuhkan.


Saya sangat merekomendasikan:



  • Menyewa bidan atau doula independen untuk mendampingi Anda saat proses persalinan

  • Pilih pendukung, termasuk pasangan yang sepenuhnya mengerti, percaya dan menghormati keinginan Anda.

  • Pilih tenaga medis dengan hati-hati; memastikan mereka mendukung pilihan Anda! tahu hak-hak Anda!

  • Pilih lingkungan yang paling mendukung

  • Gunakan dukungan fisik seperti bola persalinan, kolam untuk melahirkan, pernapasan sadar, teknik hipnosis atau pijat selama kelahiran



  1. Mengakui bahwa bayi Anda sadar dan berkomunikasi:



  • Berkomunikasi non-verbal dengan bayi Anda selama kehamilan

  • Mendengarkan dan berkomunikasi dengan bayi Anda selama persalinan

  • ketika bayi lahir harus langsung kulit pada kontak kulit atau IMD

  • Tunda pemotongan tali pusat jika memungkinkan karena ini akan membuat transfusi darah yang maksimum untuk kesejahteraan bayi


Pengalaman dan penelitian telah menunjukkan orgasme saat melahirkan bukanlah sebuah penyimpangan – itu adalah “blue print”  genetik dan harusnya terjadi pada setiap wanita.


Ini adalah waktu untuk mengubah cerita!


Mari kita mengambil kesempatan untuk menciptakan paradigma baru, orgasme saat melahirkan – masa depan baru untuk proses persalinan di masyarakat!


Salam Hangat


Yesie


Baca Juga
SHARE
Subscribe to get free updates

Related Posts

Posting Komentar