Sayangi dan Rawat Otot PSOAS-mu, Agar nyaman saat hamil dan lancar saat bersalin

Sayangi dan Rawat Otot PSOAS-mu, Agar nyaman saat hamil dan lancar saat bersalin

Saya Adalah salah satu wanita yang beruntung. Dan berkali kali kalimat ini saya ucapkan baik kepada diri sendiri (ini sangat membantu saya untuk tak pernah lupa berucap syukur) dan ini yang berulang kali saya tulis di beberapa artikel bahkan buku saya Agar Anda (red. Pembaca) terinspirasi untuk selalu mensugestikan kalimat positif dalam hidupnya.

Ya beruntung…..

Beruntung karena saat saya hamil , saya merasa nyaman.

Beruntung karena saat melahirkan saya tanpa rasa sakit

Beruntung karena saya berkesematan untuk melahirkan normal di RUMAH saya sendiri.

Beruntung karena saya mengenal Hypnobirthing, gentle birth dan se ‘Wadyo bolo-ne”

Beruntung karena saya mengenal Yoga dan itu yang membuat saya semakin sadar dan lebih mengenal tubuh saya dan

Sekali lagi beruntung karena saya selalu diberi kemudahan dan kesempatan untuk bisa belajar dan belajar lagi.

Dan lebih beruntung lagi adala dimana ketika ilmu yang saya pelajari ini bisa saya sebarkan , saya tularkan ke Anda semua dan mampu menginspirasi Anda.


Saya adalah bidan, doula, guru yoga, dan pendidik persalinan (childbirth educator). Dan menggambarkan atau menganalogikan tentang pendidik persalinan atau childbirth educator adalah seperti mendidik seseorang untuk lomba lari marathon.

Ini mengungkapkan kebutuhan untuk pengkondisian fisik dan pentingnya perilaku yang disiplin di sepanjang proses kehamilan yaitu sembilan bulan kehamilan. Namun menganalogikan persalinan tentu tetep memiliki beberapa keterbatasan, terutama bagi Anda yang ingin melahirkan secara alami:



  • Anda tidak tahu kapan Anda akan melahirkan. Ya..karena kita tidak bisa memilih, tidak bisa kita memilih melahirkan hari sabtu saja biar hari minggu bisa istirahat, atau memilih hari minggu saja biar lebih santai. Karena untuk Anda yang ingin melahirkan normal alami, persalinan bisa saja terjadi kapanpun.

  • Anda tidak tahu “jarak tempuh” atau lama nya persalinan. Karena persalinan bisa memakan waktu beberapa jam atau beberapa hari.

  • Melahirkan bukanlah keterampilan khusus yang dapat Anda latih secara teratur. Karena pada dasarnya pengetahuan tentang bagaimana cara melahirkan sudah terekam di dalam tubuh kita bahkan seketika ketika kita dilahirkan sebagai seorang perempuan.


Namun karena melahirkan di analogikan seperti lomba lari marathon, tentunya perlu persiapan dong, sebelum kita lomba lari marathon? Karena jika tanpa persiapan, tentunya tubuh kita akan kewalahan dan tidak mampu meneruskan “perjalanan” sehingga “menyerah” di tengah jalan karena merasa tidak kuat, atau bahkan terpakasa terhenti di tengah perjalanan karena kita mengalami cidera (kram dll). Atau bisa saja mencapai garis finis namun penuh jerih payah dan keluh kesah.

Penting sekali persiapan fisik, dan tidak hanya itu tetapi juga penting sekali bagi Anda untuk mengenal dan menyadari setiap perubahan hari demi hari selama masa kehamilan dan persalinan. Sehingga menciptakan kesadaran yang tingga pada tubuh dan jiwa Anda.


Dan hari ini saat saya bertemu Jeniffer di pelatihan prenatal teacher training, lagi lagi saya belajar banyak. Termasuk belajar tentang otot –otot yang benar benar berpengaruh dalam masa kehamilan dan proses persalinan

Dan salah satunya adalah belajar tentang PSOAS.


Apa itu PSOAS?

Okay….PSOAS adalah otot yang terletak di belakang diafragma atau dmenempel di vertebra (tulang belakang) di bagian baah mediastinum yang berhubungan dengan area lumbal, panggul dan paha yang mana beberapa poin penting yang perlu diperhatikan pada otot PSOAS dalam hubungannya dengan kehamilan dan persalinan ini adalah bahwa:



  1. psoas bertindak seperti rak penyangga untuk organ internal kita terutama di area abdomen dan pelvis (perut & panggul). Karena ini, psoas yang ketat dapat mempengaruhi ruang dalam perut.

  2. Ketika otot psoas ini ketat maka dapat membatasi rentang gerak pada tulang belakang, panggul dan kaki. Hal ini kemudian dapat membatasi kemampuan untuk mengambil posisi di kelahiran yang mungkin bermanfaat.

  3. psoas ketat juga menurunkan sirkulasi dan persarafan ke rahim dan organ lain yang dapat menyebabkan lebih banyak masalah dengan rasa sakit dan fungsi selama persalinan.


Nah PSOAS adalah Satu-satunya otot untuk menghubungkan tulang belakang Anda ke kaki Anda, psoas mempengaruhi segala sesuatu dari nyeri punggung bawah dan kecemasan, untuk orgasme dan kesenangan. Dimana otot ini sangat lentu dan dinamis.


Dan hari ini saya belajar bahwa ternyata otot psoas ini sangat memegang peranan penting dalam proses kehamilan dan persalinan, bahkan otot inilah yang paling penting dan harus di perhatikan apabila Anda ingin mendapatkan posisi janin yang optimal saat masa kehamilan dan proses persalinan. Karena seperti yang kita katahui saat ini bahwa fenomena yang ada adalah, semakin banyak kejadian operasi SC yang disebabkan karena posisi janin yang tidak optimal. Mulai dari sungsang, lintang, posisi janin yang posterior (atau terlentang), kepala janin yang miring, kepala janin yang tidak masuk panggul, padahal kalau dipikir pikir , nenek kita jaman dahulu postur tubuhnya kecil dan pendek, namun kenapa mereka sebagian besar bahkan hamper semuanya bisa melahirkan normal dengan berat badan bayi lahir yang cukup besar, sednagkan kita yang tingginya > 155 cm seringkali dianggap panggul sempit gara gara kepala janin tidak mau masuk panggul?

Kira kira kenapa? Tidakkah Anda merasa aneh?


Mempersiapkan proses persalinan yang nyaman dan minim trauma selayaknya mempersiapkan untuk lomba lari maraton.

Anda perlu mempersiapkan kondisi baik pikiran dan tubuh Anda.

Anda perlu untuk melepaskan rasa takut, yang menciptakan ketegangan, memproduksi lebih sakit, karena dengan menciptakan lebih banyak rasa takut, maka akan mempengaruhi semua proses kehamilan, persalinan bahkan pola asuh dan hal ini seperti ligkaran setan saja, setidaknya ini yang di katakana oleh Dr Grantly Dick-Read dalam bukunya “childbirth without fear “.


Nah sekarang mari kita lihat area sisi fisik kehamilan. Salah satu aspek fisik penting dari tubuh selama kehamilan adalah panggul. Panggul Anda bukanlah terdiri dari otot yang tunggal, namun itu terdiri dari sakrum, tulang ekor dan dua sendi sacroiliac, satu di kiri dan satu di sebelah kanan, yang bergabung di depan dengan simfisis pubis, tulang rawan fibrosa.


Sekitar panggul yang otot-benar penting yang membantu untuk menstabilkan panggul yaitu psoas, tapi mari kita benar-benar hanya fokus pada otot psoas, yang juga bekerja untuk mengirim pesan kembali ke sistem saraf pusat.


Saya Adalah salah satu wanita yang beruntung Sayangi dan Rawat Otot PSOAS-mu, Agar nyaman saat hamil dan lancar saat bersalin

*sumber gambar wikipedia


Otot-otot Psoas mayor merupakan otot cukup besar dan merupakan satu-satunya otot yang menghubungkan tulang belakang Anda ke kaki Anda di kedua sisi tulang belakang. psoas menghubungkan dari empat vertebra terakhir dari tulang antara panggul dan tulang rusuk dan kemudian membungkus ke depan panggul dan menjalar sampai ke atas tulang paha.


Iliopsoas adalah fleksor pinggul dan eksternal memutar pinggul dan psoas (utama/mayor) membantu otot dalam ekstensi lumbal dan menggerakkan tulang rusuk maju, mengangkat dada. Yang mana Ketika otot-otot ini berkontraksi mereka akan memendek, ketika otot-otot rileks mereka akan memanjang dan melepaskan ketegangan. Nah psoas ini menjadi memendek atau lebih pendek selama masa kehamilan karena kemiringan panggul anterior, karena pembesaran pada rahim, dank arena beban di perut lebih berat.


Selama kehamilan, psoas kontribusi untuk rasa sakit melalui punggung bawah, pangkal paha, otot adductors dan bahkan dapat menyebabkan kelemahan karena tekanan ekstra dari berat rahim. Berada dalam posisi duduk untuk jangka waktu yang lama dapat memperpendek otot psoas menyebabkan rasa sakit dan ketegangan di dasar panggul, pinggul dan tulang belakang.


Hal ini juga dapat mempengaruhi ruang di perut, mempengaruhi keselarasan dari sistem kerangka dan membatasi jangkauan gerak pada tulang belakang, panggul dan kaki, yang pada gilirannya akan membatasi fungsi dari posisi melahirkan seperti jongkok.


Psoas juga memainkan peran penting dalam Optimalisasi Posisi Janin dan dapat menjadi alasan bayi tetap dalam posisi sungsang, karena ketika otot psoas ini terlalu tegang/ketat, maka dapat mencegah pinggul memperluas dan membatasi pembukaan pada panggul. Hal ini dapat menyebabkan sendi di sumsum tulang belakang untuk ksemakin tertekan dan juga memendekkan otot paha belakang dan betis. Nah Ibu hamil harus belajar untuk bersantai, melepaskan dan memperpanjang otot psoas setiap hari agar bayi yang akan menemukan transisi yang mudah ke jalan lahir.


Dan ternyata psoas adalah salah satu otot yang istimewa, karena psoas adalah satu satunya otot yang secara insting bekerja (dibawah sadar) ketika kita engalami kecemasan dan kepanikan. Gambarannya demikian.

“apabila anda berada di sebuah ruangan dan kebetulan ada tiba tiba ada seekor beruang ganas masuk keruangan tersebut dan pintu keluar ruangan itu terkunci, kira kira apa dan bagaimana respon atau gesture tubuh Anda?

Atau misalnya saat Anda masuk ke sebuah tempat parker di sebuah mall yang berada di bawah tanah dan Anda merasa seolah olah batas atas ruang parker itu sangat pendek, sehingga ketika Anda masuk melaju dnegan mobil Anda seolah olah kap atas mobil Anda bakalan menabrak atap di ruang parker tersebut?

Atau mungkin ketika tentara atau polisi ada baku tembak dan berada di dalam situasi yang tegang, apa dan bagaimana gesture tubunya secara otomatis saat dia mendengar desingan peluru yang seolah oleh menuju dirinya?

Ya…secara langsung, tanpa Anda sadari, anda akan membungkukkan badan, atau meringkuk, seolah olah melindungi organ mayor Anda untuk menyelamatkan diri. Dan tanpa disadari saat itulah otot PSOAS kita memendek. Nah ketika otot memendek pastinya ruang di diafragma juga semakin berkurang dan tanpa disadari muncul respon freeze (hold breath) yang efeknya adalah membuat semua otot menjadi kekurangan oksigen dan ini adalah salah satu sebab munculnya rasa sakit.


Nah… bagaimana jika ini terjadi pada masa kehamilan atau bahkan pada saat proses persalinan?

Saat seseorang merasa panic, cemas, takut dan terancam, tanpa disadari otak akan mengirimkan pesan ke otot psoas untuk memendek, demi terlindungnya organ mayor (abdomen beserta isinya juga Rahim termasuk salah satu organ mayor), nah lalu apa yang terjadi? Tentu rasa nyeri akan semakin terasa tajam bukan?


Ada beberapa peregangan psoas yang dapat dilakukan oleh setiap orang, dan wanita hamil harus melakukannya dengan gagasan bahwa hal itu akan membantu menciptakan proses persalinan lebih mudah. Hal pertama yang perlu dilakukan adalah rilis psoas atau merilekskan psoas. Pada dasarnya, itu hanya memungkinkan otot-otot Anda untuk bersantai. Melakukan peregangan ini dan ini juga akan membantu merilekskan psoas. Dan hal Ini harus ditambahkan ke rutinitas latihan sehari-hari kita.


Menghilangkan stres dalam setiap fase kehamilan dan kelahiran dengan melepaskan ketegangan asing dari otot psoas akan membawa manfaat besar bagi kedua ibu dan bayi.

Beberapa orang memahami dan percaya bahwa Psoas bukan hanya sekedar otot, namun inti dari otot dan inti dari keberadaan kita. Dalam tradisi penyembuhan Tao, jaringan kenyal ini disebut sebagai Jiwa nya otot. Untuk bayi yang lahir melalui vagina, psoas ibu lah yang menyediakan panduan seperti spiral bagi bayi untuk melalui jalan lahir. Dengan demikian, kualitas dan kesehatan psoas ibu mempengaruhi keseluruhan pengalaman dan hasil kelahiran bagi ibu dan bayi. Untuk bayi, psoas ibu menjadi trek/jalur yang harus diikuti ketika hendak menuju ke dalam jalan lahir.


Otot psoas penting mendorong kelancaran transisi dari rahim ke dunia, serta posisi janin yang optimal. Karena Ketika iliopsoas terganggu, ketegangan di otot menghambat keselarasan tulang, fungsi organ dan vitalitas visceral. Bergerak langsung di atas bola dan soket bersama, sebuah otot iliopsoas yang ketat dapat menutup socket membatasi gerakan dan rotasi. ketegangan pada otot psoas lah yang membatasi kedua aliran darah melalui kaki dan kaki dan sering mengakibatkan tekanan pada saraf sciatic. Menarik panggul ke depan, membuat batas pada iliopsoas pernapasan diafragma dan membatasi proses pencernaan.


Lalu bagaimana cara merilekskan Psoas ini?



  1. posisi istirahat yang konstruktif. Ide dasar di balik posisi ini adalah bahwa ia menggunakan gravitasi untuk melepaskan otot psoas. Berikut adalah bagaimana Anda dapat menggunakan posisi istirahat yang konstruktif selama kehamilan untuk mendorong posisi janin tepat dan menghilangkan stres dan kecemasan juga (atau setiap saat!):

    Saya Adalah salah satu wanita yang beruntung Sayangi dan Rawat Otot PSOAS-mu, Agar nyaman saat hamil dan lancar saat bersalinBerbaring telentang dan menggunakan bantal untuk membuat dukungan diagonal dari tulang duduk Anda ke kepala Anda (jika Anda tidak hamil, Anda hanya dapat berbaring telentang).

    Tekuk lutut Anda, dengan tumit sekitar 30-50 cm dari pantat. Menjaga kaki Anda tentang selebar pinggul dan paralle dengan satu sama lain.

    Letakkan tangan Anda di perut Anda atau di sisi tubuh Anda dan hanya beristirahat dalam posisi ini selama 10 – 20 menit.Kedengarannya mudah, bukan? Kunci untuk posisi ini adalah untuk memungkinkan tulang belakang menjadi netral – yang tidak berarti datar. Kita sering mendengar saran untuk diselipkan panggul atau menyingkirkan sedikit lengkungan di punggung bawah. Dalam posisi ini, fokus pada mempertahankan kurva alami di tulang belakang untuk melepaskan psoas dan panggul. Saya tahu pertama kali saya mencoba untuk beristirahat dalam posisi ini aku harus berbicara diri dari menyelipkan panggul saya beberapa kali.

  2. Yang kedua adalah :

    Saya Adalah salah satu wanita yang beruntung Sayangi dan Rawat Otot PSOAS-mu, Agar nyaman saat hamil dan lancar saat bersalin

    Letakkan guling dekat bagian bawah tulang belikat.

    Pastikan bahwa tulang rusuk tetap santai dan siram dengan dinding perut Anda.

    Memperpanjang kaki.

    Pastikan bahwa bagian belakang paha Anda sepenuhnya menyentuh lantai.

    Jika tidak Anda perlu meningkatkan lebih tinggi.

    Bersantai seperti ini selama 5-10 menit.

    Biarkan kaki Anda dan tubuh untuk bersantai.

    Praktek pernapasan.

    Fokus pada memungkinkan otot-otot dasar panggul untuk bersantai menghirup.

    Ketegangan di dasar panggul dapat menarik pada sakrum, membatasi mobilitas sakral yang diperlukan untuk memperluas outlet panggul.

    Pijat biasa tentu akan melepaskan ketegangan dan stres dalam tubuh hamil mendorong merasakan hormon endorfin yang baik, membantu dalam meningkatkan sirkulasi dan mengurangi edema. Kehamilan spesialis pijat yang berkualitas akan mampu rilis otot psoas serta mengajarkan wanita hamil bagaimana untuk meregangkan dan bersantai psoas setiap hari untuk memastikan tubuhnya siap persalinan dan kelahiran, dan membantu dalam Optimal janin Positioning.


Nah selain cara di atas, masih ada banyak lagi cara yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah dengan YOGA.

Nah untuk mengetahui detail caranya Anda bisa mengikuti kelas prenatal gentle yoga yang kami adakan setiap hari Selasa di Jogja, hari kamis dan minggu di Klaten

Silahkan hubungi 08510111884

Nah selamat mencoba…

Salam hangat

Yesie


Referensi:

The Psoas Book By Liz Koch

Spinningbabies.com


Berikut ini keterangan lebih lanjut tentang psoas:



 



 



 



Baca Juga
SHARE
Subscribe to get free updates

Related Posts

Posting Komentar