Menghitung Kontraksi Saat Persalinan

Menghitung Kontraksi Saat Persalinan

Salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan ibu-ibu yang akan melahirkan di rumah sakit adalah “Kapan waktu yang tepat untuk pergi ke rumah sakit?”. Banyak ibu hamil yang terlalu semangat sehingga saat kontraksi mereka terasa sudah cukup sering mereka langsung pergi ke rumah sakit dan akhirnya disuruh pulang oleh pihak rumah sakit.Selain itu, Anda juga sangat disarankan untuk pergi ke rumah sakit di waktu yang tepat untuk menghindari intervensi-intervensi yang tidak perlu. Lalu bagaimana cara mengetahuinya? Kuncinya adalah di KONTRAKSI Anda.


Kontraksi Anda dapat memberi Anda berbagai informasi dari mulai kemajuan proses persalinan Anda hingga kapan waktu yang tepat untuk datang ke rumah sakit dan kapan Anda harus menghubungi provider Anda. Maka dari itu, sangatlah penting untuk menghitung kontraksi Anda. Lalu bagaimana caranya?


Saat menghitung kontraksi, Anda akan memperhatikan dua hal:



  • Kapan kontraksi dimulai

  • Berapa lama kontraksi berlangsung


Kedua hal itu akan memberi tahu frekuensi dan durasi kontraksi Anda. Paul du Treil, M.D., direktur dari departemen kesehatan ibu dan anak di Touro Infirmary di New Orleans mengatakan bahwa untuk mengetahui jarak antar kontraksi Anda, ukurlah dari awal kontraksi Anda yang pertama hingga awal kontraksi Anda yang kedua, dan bukan waktu diantaranya. Anda juga dapat menggunakan stopwatch atau aplikasi penghitung kontraksi untuk membantu Anda.


Mengapa menghitung kontraksi itu penting?


Alasan paling mendasar akan pentingnya menghitung kontraksi adalah untuk mengetahui tahap persalinan Anda dan apa yang harus Anda lakukan. Selain itu, kontraksi Anda juga dapat menentukan kapan Anda harus pergi ke rumah sakit atau menghubungi provider Anda.


Menurut American Pregnancy Association, setiap tahap persalinan ditandai dengan waktu kontraksi Anda dan sejauh mana serviks Anda melebar :



  • Fase Awal : Di fase ini, seviks Anda telah melebar dari yang benar benar tertutup sampai berdiameter 3 cm. Kontraksi ringan (sama seperti sakit saat menstruasi) dan waktunya tidak teratur, setiap kontraksi berdurasi 30 sampai 45 detik dan muncul sekitar 5 sampai 30 menit sekali.

  • Fase Aktif : Serviks Anda akan melebar dari 4 cm sampai 7 cm dan kontraksi akan menguat dan berdurasi lebih lama (45 sampai 60 detik) dan berjarak 3 sampai 5 menit di setiap kontraksi. Di tahap ini lah Anda dapat pergi ke rumah sakit.

  • Transisi : Di fase final ini, serviks Anda benar benar membuka (dari 8 sampai 10 cm). Kontraksi Anda akan semakin lama dan intens. Setiap kontraksi akan berlangsung selama 60 sampai 90 detik dengan jeda 30 sampai 2 menit diantara setiap kontraksi.


Istilah dalam menghitung kontraksi 



  • Durasi : durasi adalah berapa lama kontraksi itu berlangsung. Durasi kontraksi diukur dari dimulainya kontraksi sampai berakhirnya kontraksi. Nyalakan timer Anda saat kontraksi Anda dimulai dan hentikan saat kontraksi Anda berhenti. Di tengah tengah, Anda akan merasakan puncak intensitas kontraksi Anda, namun tunggu dulu sampai semua sensasi tersebut menghilang sebelum Anda menghentikan timer Anda


Salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan ibu Menghitung Kontraksi Saat Persalinan



  • Frekuensi : frekuensi adalah jeda di antara setiap kontraksi yang Anda rasakan. Frekuensi kontraksi diukur berdasarkan dimulainya kontraksi Anda yang pertama hingga dimulainya kontraksi Anda yang berikutnya. Jika Anda bingung, Anda juga dapat menggunakan aplikasi peghitung kontraksi dan aplikasi tersebut akan menghitungkannya untuk Anda.


Salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan ibu Menghitung Kontraksi Saat Persalinan


Lalu kapan Anda harus pergi ke rumah sakit?


Salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan ibu Menghitung Kontraksi Saat Persalinan


Jika Anda bertanya kepada provider Anda kapan waktu yang tepat untuk pergi ke rumah sakit, jawabanya adalah saat kontraksi anda berpola 5-1-1. Apa itu 5-1-1?


5  KETIKA KONTRAKSI ANDA BERJARAK 5 MENIT


1  BERDURASI 1 MENIT


1  DAN BERADA DALAM POLA YANG SAMA SELAMA 1 JAM


Kenapa harus 5-1-1? karena sebenarnya 5-1-1 adalah pola yang di gunakan dimana Anda telah melewati fase awal dan memasuki fase aktif. dan sebenarnya Anda mesih punya maktu nutuk bersiap siap. jadibukan berarti begitu 5-1-1 harus serta merta langsung lari ke RS lho!


Karena terkadang kontraksi Anda dapat melambat atau bahkan berhenti jika Anda langsung terburu-buru untuk pergi ke rumah sakit saat Anda berada di pola 5-1-1.


Mengapa begitu? Saat di rumah, Anda berada di tempat yang nyaman dan familiar sehingga tubuh Anda merasa lebih nyaman dan aman sehingga kemajuan/perkembangannya akan lebih cepat.


Namun beda halnya ketika Anda berada di tempat asing, bahkan walaupun Anda mencoba untuk merilekskan tubuh Anda, tubuh Anda tetap akan menegang dan menghambat proses persalinan Anda karena itu tempat asing.


Tinggallah di rumah lebih lama untuk menghindari terjadinya hal ini.Inilah mengapa biasanya saya merekomendasikan untuk pergi ke rumah sakit jika sudah berada pada pola 4-1-1 atau 3-1-1.


Apa lagi yang harus saya perhatikan saat saya menghitung kontraksi?


Selain durasi dan frekuensi kontraksi, Anda juga harus memperhatikan pola kontraksi Anda. Apakah kontraksi Anda sudah teratur atau belum. Pola ini juga akan memberi tahu Anda apakah yang Anda rasakan itu kontraksi asli atau palsu (Braxton Hicks contractions).



  • Pola kontraksi tidak teratur

    Pola kontraksi yang tidak teratur merupakan salah satu indikasi bahwa Anda sedang mengalami kontraksi palsu (Braxton Hicks contractions). Kontraksi ini berfungsi sebagai semacam pemanasan bagi tubuh Anda sebelum Anda benar-benar memasuki proses persalinan. Namun, Anda perlu ingat bahwa kontraksi ini bukanlah tanda persalinan akan dimulai.



Salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan ibu Menghitung Kontraksi Saat Persalinan



  • Pola kontraksi yang teratur

    Pola kontraksi yang teatur dapat mengindikasikan bahwa Anda sudah mulai memasuki fase awal. Kontraksi di tahapan ini sudah mulai teratur dan berfungsi untuk menyiapkan tubuh Anda untuk melahirkan.


    Salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan ibu Menghitung Kontraksi Saat Persalinan


  • Pola kontraksi progresif

    Pola ini berarti durasi kontraksi semakin dekat. Kontraksi ini juga dapat mengindikasikan bahwa Anda sudah mulai memasuki fase transisi.


    Salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan ibu Menghitung Kontraksi Saat Persalinan



 


Sumber:


https://bloomlife.com/preg-u/timing-contractions/


http://www.bidankita.com/kapan-waktu-yang-tepat-untuk-pergi-ke-rumah-sakit/


http://www.bidankita.com/kontraksi-asli-atau-palsu/


https://kidspot.co.nz/pregnancy/timing-contractions/


https://www.parents.com/pregnancy/giving-birth/labor-and-delivery/how-to-time-your-contractions/


https://www.thebump.com/a/how-to-time-contractions


https://www.verywellfamily.com/how-to-time-contractions-2752965


 


 


Baca Juga
SHARE
Subscribe to get free updates

Related Posts

Posting Komentar