Plasenta Anterior

Plasenta Anterior

Apa itu plasenta anterior?


Plasenta anterior adalah plasenta yang terletak di dinding depan rahim. Hal ini terjadi ketika embrio menempelkan dirinya di bagian depan rahim yang paling dekat dengan abdomen Anda.


Plasenta anterior adalah plasenta yang terletak di dinding depan rahim Plasenta Anterior


kondisi placenta anterior bisa berpengaruh pada proses persalinan tapi juga bisa tidak berpengaruh pada proses persalinan, namun seyogyanya tetap Anda waspadai dan Anda tanyakan pada saat USG di akhir kehamilan.


Angka kejadian Plasenta anterior  sebenarnya relatif umum — namun pada kenyataannya, penelitian menunjukkan hingga 52 % ibu hamil ternyata memiliki plasenta anterior. Dan yang menarik adalah, penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa plasenta anterior tampaknya lebih banyak terjadi pada wanita dengan darah O-positif. (buka link : https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3935544/). Nah menariknya lagi adalah, ada penelitian lain yang menyatakan bahwa POSISI TIDUR ibu pada saat fase imlantasi ternyata juga berpengaruh dengan letak insersi plasenta. Ini menarik banget karena penelitian ini melibatkan 1500 ibu hamil. Buka linknya di sini (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3935544/).


Di penelitian ini di jelaskan, ternyata ibu yang pada awal kehamilan terbiasa tidur tengkurap maka merekalah yang paing rawan mengalami placenta anterior (33,1%), miring kanan agak condong ke depan potensinya meningkat (19,3%). Miring ke kiri cencerung condong ke depan potensinya meningkat (24%). Sedangkat tidru terlentang hanya (13%). Selain itu, ibu hamil yang kalua  tidur secara eksklusif sering di sisi kanan mereka di awal kehamilan secara signifikan lebih cenderung memiliki lokasi plasenta sisi kanan dibandingkan dengan wanita yang tidur secara eksklusif di sisi kiri mereka (p = 0,025). Data dari penyelidikan ini menunjukkan bahwa posisi tidur di awal kehamilan dapat mempengaruhi dimana letak implantasi placenta. menarik ya.


Saat plasenta berada di posisi anterior, sebagian besar sensasi tendangan dan gerakan si kecil akan tersembunyi dibalik plasenta sehingga mungkin Anda akan merasa kesusahan untuk merasakan gerakan si kecil. Hal ini juga dapat menjadi tantangan khusus untuk provider Anda saat mencoba untuk mendengarkan detak jantung si kecil atau saat melakukan tes amniocentesis (memeriksa cairan ketuban untuk mengetahui kelainan genetik pada bayi).


Biasanya, kondisi ini tidak menimbulkan dampak apapun pada kesehatan Anda, namun, yang jadi masalah adalah jika plasenta Anda berada di anterior dan terletak cukup rendah, ia dapat menutupi serviks Anda. Namun, kabar baiknya adalah posisi plasenta pada umumnya akan berpindah menjadi posisi posterior ketika Anda sudah mendekati hari-H. Hal ini dikarenakan oleh bagian bawah rahim Anda yang akan tumbuh dan teregang saat Anda berada di trimester kedua. Selain itu, sebagian besar kasus plasenta rendah biasanya akan berpindah keatas saat proses persalinan sehingga jalan keluar bayi tidak tertutup. Namun jika hal itu tidak terjadi, berarti Anda mengalami plasenta previa dimana plasenta menutupi jalan lahir.


Plasenta anterior adalah plasenta yang terletak di dinding depan rahim Plasenta Anterior


Beberapa ciri ciri Placenta Anterior :



  1. Detak jantung janin: biasanya akan diperlukan waktu lebih lama untuk mendengar detak jantung bayi. bahkan pada saat si ibu sudah memasuki trimester kedua.

  2. Gerakan janin: Dibutuhkan lebih lama untuk merasakan tendangan. Secara umum, ibu hamil dengan plasenta anterior merasakan bayinya menendang lebih lambat daripada mereka yang plasenta posterior. Mereka bahkan mungkin merasakan gerakan yang lebih lembut, meskipun banyak yang merasakan banyak gerakan di samping, atas, dan di kandung kemih!

  3. Posisi janin: Akan lebih sulit untuk menentukan posisi janin bayi. pada plascenta anterior, Dengan plasenta anterior, mungkin sulit untuk mengetahui di mana tepatnya bayi berada, karena plasenta yang di depan menghalangi ibu untuk merasakan  setiap gerakan bayinya yang menendang ke arah depan.

  4. Placenta previa. Kadang-kadang plasenta anterior dapat tumbuh ke bawah ke arah serviks dan ini, berpotensi menyebabkan plasenta previa.


Akankah Placenta Anterior bisa Berubah atau bergeser Selama Kehamilan?


Meskipun plasenta bisa bermigrasi saat rahim tumbuh, namun tidak akan bergerak terlalu banyak sehingga tidak lagi anterior. Migrasi lebih mengarah ke atas, sehingga plasenta yang dekat serviks di awal kehamilan cenderung untuk pindah ke tempat yang lebih aman sebelum melahirkan.


 


Akankah Placenta Anterior Mempengaruhi proses persalinan?


Untuk sebagian besar, tidak akan mempengaruhi persalinan. kecuali posisi janin Anda posterior.


dan tampaknya memang ada penelitian yang membuktikan bahwa ada korelasi antara ibu yang hamil dengan plasenta anterior dan posisi janin yang posterior. silahkan buka disini= https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/8116354


Kapan saya dapat mengetahui posisi plasenta saya?


Anda dapat mengetahui posisi plasenta Anda saat Anda melakukan pemeriksaan USG di umur kehamilan 20 minggu (anomaly scan). Di saat ini, provider Anda akan memberitahu posisi plasenta Anda di salah satu dari berikut :



  • Anterior – terletak di dinding depan rahim

  • Posterior – terletak di dinding belakang rahim

  • Fundal – terletak di dinding atas rahim

  • Kanan – terletak di dinding kanan atau kiri rahim


Kapan harus menghubungi provider mengenai masalah plasenta?


Walaupun plasenta anterior biasanya tidak menjadi suatu masalah, Anda dianjurkan untuk menghubungi provider And ajika Anda mengalami gejala gajala seperti berikut:



  • Sakit perut yang berlebihan

  • Kontraksi rahim yang cepat atau konstan

  • Pengurangan gerakan janin

  • Sakit punggung parah

  • Rahim yang terasa keras dan kencang

  • Pendarahan


Jika Anda mengalami jatuh atau kecelakaan yang dapat melukai perut Anda, harap hubungi provider Anda untuk pemeriksaan lebih lanjut. 


Bagaimana cara menjaga plasenta?



  • Mengkonsumsi sayur-sayuran, terutama yang berwarna hijau. Anda juga dapat mengkonsumsi makanan yang mengandung protein yang mudah dicerna dan makanan yang mengandung garam (selai kacang dan daging olahan bukanlah makanan yang mudah dicerna). Makanan seperti roti gandum, butter, alpukat, almond, dan berbagai makanan yang mengandung lemak sehat juga dapat menjadi pilihan.

  • Hindari menyentakkan badan Anda secara tiba tiba ke depan. Pakailah seat belt, dan saat Anda akan bangun dari tempat tidur, usahakan untuk miring ke kanan atau ke kiri terlebih dahulu baru bangun secara perlahan.

  • Hindari rokok, merokok, dan obat obatan yang dapat membahayakan plasenta dan bayi Anda.


Sumber:


http://www.bounty.com/pregnancy-and-birth/pregnancy/pregnancy-other-conditions/anterior-placenta


https://www.healthline.com/health/pregnancy/anterior-placenta#1


https://spinningbabies.com/learn-more/baby-positions/anterior-placenta/


https://www.whattoexpect.com/pregnancy/ask-heidi/anterior-placenta.aspx


 


Baca Juga
SHARE
Subscribe to get free updates

Related Posts

Posting Komentar